Natal Oikumene 2023: Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi Lancang Kuning Riau

PEKANBARU| Malam Rabu yang penuh berkat menyapa warga Provinsi Riau melalui Perayaan Natal Agung Oikumene tahun 2023. Gelanggang Olahraga Remaja Pekanbaru menjadi saksi kehangatan perayaan, Rabu (27-12-2023) di Jalan Jenderal Sudirman No 6 – Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru , Riau.

Pukul 17.00 WIB, suasana keagamaan memenuhi gelanggang olahraga tersebut. Pdt. Victor Tinambunan, MST, Sekretaris Jenderal HKBP, menjadi pembicara utama dengan penuh semangat menyampaikan pesan damai dengan tema “Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi.” Subtema merangkul hati warga Riau, “Melangkah Bersama untuk Menghadirkan Damai Sejahtera di Bumi Lancang Kuning Riau.”

Dr. Robinson Sitorus SH.MH.MM, Ketua Umum Panitia, memimpin dengan penuh dedikasi. Iwan Simatupang SSos MSi, Sekretaris Umum, juga mengatur jalannya acara yang berjalan lancar dan khidmat.

Ketua Umum BKGR, Pdt Dr Muklis Manao, hadir sebagai bentuk dukungan besar terhadap perayaan ini. Dewan Pengarah, Brigjen Pol Robinson Siregar, juga turut serta, memberikan sentuhan keamanan yang sangat diperlukan dalam acara berkapasitas besar ini.seluruh Forkopimda Provinsi Riau atau mewakili juga hadir dan mantan Gubernur Riau Samsuar juga hadir.

Berbagai denominasi gereja tampak solid bersatu. Seluruh aras menghadirkan gereja keberagaman dalam kesatuan. Umat ​​pun berbondong-bondong hadir, menciptakan keluhuran spiritual yang luar biasa.

Kemeriahan semakin terasa dengan orkestra Natal yang memainkan lagu-lagu rohani penuh makna. Suara riang dalam paduan suara mengisi langit Pekanbaru, memancarkan kebahagiaan Natal yang sesungguhnya.

Dalam sambutannya, Pdt Dr Victor Tinambunan mengajak seluruh umat untuk bersatu padu dalam mewujudkan perdamaian sejahtera di Tanah Lancang Kuning Riau. Pesan perdamaian ini menjadi pijakan bagi seluruh umat untuk ikut serta aktif dalam membangun lingkungan yang penuh kasih dan toleransi.

Perayaan Natal Agung Oikumene tahun 2023 di Provinsi Riau bukan hanya sekedar ritual keagamaan, namun juga peristiwa bersama yang memperkuat persatuan di tengah perbedaan. Kehadiran semua pihak, baik panitia maupun umat, menciptakan momentum suci yang tak terlupakan, membawa kedamaian dan kebahagiaan bagi seluruh warga Riau,”tutupnya.

Related posts