Mahasiswa dari AMRB Melaksanakan RDP Bersama DPRD Rohil

ROHIL – Mahasiswa dari aliansi Mahasiswa Rokan Hilir Bersatu (AMRB) melaksanakan rapat dengar pendapat bersama anggota DPRD Rohil. Sejumlah poin ingin disampaikan mahasiswa kepada DPRD dalam rdp ini.

“Terkait dengan rdp, kita berbicara tentang isu pemilihan penghulu di Rohil, tunggakan gaji honorer yang belum dibayar oleh pemerintah dan kasus satpol PP yang baru baru ini terjadi,” kata ketua Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Rohil Ramdani.

Dikatakannya Harapan dari pertemuan ini mahasiswa akan menggelar publik hearing yang melibatkan pihak eksekutif dan legislatif, namun untuk jadwalnya masih akan dikaji lagi.

” Ini akan menjadi harapan kita bersama bahwa demokrasi ditingkat bawah harus segera dilaksanakan mengingat adanya pemilu 2024, jadi harus ada pertemuan seluruh pihak untuk memutuskan Pilkades nanti,”sebutnya.

Setelah melakukan pertemuan dengan DPRD , mahasiswa menyatakan aspirasi mereka ditanggapi dengan baik, mereka dibekali dengan salinan perda yang sudah disahkan oleh DPRD Rohil.

“DPRD memberikan pencerdasan kepada kami dengan memberikan tiga buah salinan perda hasil yang dibicarakan tadi, mereka sudah bekerja maksimal sesuai dengan aspirasi kami,”tutupnya.

Sementara itu wakil ketua DPRD Rohil Hamzah mengatakan, mereka menyikapi apa yang disampaikan oleh mahasiswa melalui rdp, Semua sudah terjawab.

“Pilpeng tingkat Kita tidak ada masalah lagi cuma tinggal eksekusi dari Pemda aja, untuk gaji honor kita sudah panggil pihak pemerintah agar segera membayar tunggakan gaji honor,” pungkasnya. (Ant)

Related posts