Melalui Perbup Rohil, Diputuskan Penghapusan Denda Pajak PBB, Hotel dan Restoran di Daerah

ROHIL – Melalui Peraturan Bupati (Perbup) Rokan Hilir akhirnya diputuskan untuk telah menghapus denda pajak PBB, restoran dan hotel. Seiring dengan itu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohil mengimbau kepada Wajib Pajak (WP) yang menunggak agar segera melunasi pokok pajak.

Plt Bapenda Rohil Cicik Mawardi Athar AP MSi mengungkapkan bahwa Perbup tentang penghapusan denda dan bunga pajak telah diterbitkan. “Jadi, bagi yang mempunyai tunggakkan pajak PBB, restoran dan hotel agar segera melakukan pembayaran pokoknya,” kata Cicik.

Dianjurkan Cicik, agar seluruh wajib pajak dapat langsung membayar ke Bank Riau Kepri baik langsung, melalui ATM Bank Riau, ataupun melalui program Qris Bank Indonesia melalui Bank Riau Kepri.

“Karena pembayaran melalui Qris Bank Riau Kepri tidak ada biaya administrasi. Mudah, murah dan lancar. Pembayaran online juga bisa melalui Indomaret, Ovvo dan Tokopedia,” terangnya.

Melalui Perbup penghapusan denda pajak ini, kata Cicik, agar masyarakat wajib pajak dipermudah membayar pajaknya. Untuk itu, tentu saja ada sanksi bagi wajib pajak yang tidak membayar pajaknya. Jika tidak membayar pajak, maka sanksi terhadap WP yang tidak membayar PBB-P2 akan diterapkan, karena telah tertuang dalam Perda no 6 tahun 2011 pasal 19, pasal 20, pasal 21.

Terhadap pihak kepenghuluan, Bapenda juga mengimbau agar segera memanfaatkan sistem IG pendataan yang dapat melakukan pendataan secara online untuk PBB-P2, baik itu data baru atau perbaikan data, karena setiap petugas kepenghuluan yang ditunjuk sudah punya identitas dan password tersendiri.

Hal ini, dapat mempermudah peningkatan pajak PBB di daerah masing-masing. Disebutkan Cicik, apabila pajak meningkat maka meningkat pula dana yang didapat setiap kepenghuluan melaui dana bagi hasil pajak dan retribusi di setiap kepenghuluan.

Cicik mengingatkan, agar penghulu dapat membentuk tim yang kuat untuk peningkatan pajak dan retribusi jika ingin meningkatkan dana untuk pembangunan di daerah masing-masing. (Rls)

 

Related posts